Tiga Sebab Kegagalan Bisnis

Hampir dapat dipastikan bahwa kekhawatiran setiap orang yang menjalankan bisnis salah satunya adalah takut mengalami kegagalan ditengah jalan. Terlebih lagi bagi Anda yang belum memulainya, rasa khawatir gagal lebih mendominasi dari pada kepercayaan diri bakal meraih kesuksesan.

Setiap kesuksesan ada polanya, dan begitupun kegagalan. Jika demikian ada baiknya kita mencari tahu pola-pola kegagalan agar Anda dapat terhindar dari phobia tersebut.

1. Sering Menunda

Kebiasaan ini ternyata berdampak sangat besar terhadap bisnis. Ingatlah, bahwa seorang pemiliki bisnis tidak akan ada kontrol dari atasan. Karena memang dirinya sendiri-lah atasan sesungguhnya. Akhirnya, sering kali banyak pebisnis yang tidak bisa mengendalikan kedisiplinan dirinya.

Kebiasaan seirng menunda akan membuat Anda melewatkan berbagai peluang dan kesempatan emas di depan mata. Perlu diingat, ketika Anda kehilangan uang, itu masih bisa dicari penggantinya. Tapi jika Anda kehilangan momentum, maka Anda kehilangan segalanya. Saya kira semua orang telah mengetahui bahwa waktu tidak bisa diputar.

Banyak orang gagal merintis bisnis bukan semata ketidakmampuan untuk memulai, namun banyak disebabkan karena keterlambatan dalam memulai.

2. Malas Belajar Hal Baru

Mempelajari dan melakukan hal baru setiap hari merupakan kunci sukses bisnis langgeng. Dengan menerapkan kebiasaan positif ini akan membuat Anda menjadi orang yang up to date terhadap informasi terkini.

Dengan kemajuan dan kemudahan akses internet saat ini, mendapatkan informasi baru setiap hari sangat mudah dilakukan bahkan hanya melalui smartphone. Namun sayangnya banyak orang yang belum menyadari akan kebutuhan ini.

Bukankah prinsip langgeng bisnis ditentukan dari kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman? Ini berarti, seorang pemiliki bisnis wajib kiranya untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan informasi yang terjadi.

Selain untuk memprediksi pasar dan kemana trend bisnis mengarah, mempelajari hal baru akan membuat pribadi Anda lebih terlatih untuk berinovasi. Karena dengan inovasi akan melahirkan kreasi baru.

3. Tidak Melakukan Investasi

Berbicara mengenai investasi bukan saja perihal menanam modal. Anda membeli gadget baru untuk customer service pun termasuk investasi. Atau, berinvestasi bisa juga dilakukan dalam bentuk menambah asset perusahaan. Misalnya, membuat website pemasaran yang dapat menjangkau calon pembeli lebih banyak lagi.

Lakukan investasi terhadap bisnis Anda sendiri. Biarkan efek bola salju yang akan membuat bisnis Anda menjadi semakin besar. Setiap keuntungan dalam setiap bulan, wajib hukumnya mengalokasikan dana untuk investasi. Agar uang dalam perputaran bisnis Anda semakin besar dan terus membesar seiring dengan konsistensi Anda berinvestasi.

Setelah Anda membaca 3 hal diatas, saya harapkan dapat memberikan peringatan sejak dini bagi kita semuanya. Sebelum bisnis Anda mentok, sebelum kesempatan menjadi semakin sempit, seringlah melakukan evaluasi terhadap pencapaian bisnis. Sebisa mungkin, hindari hal-hal yang termasuk kedalam 3 kebiasaan yang membuat bisnis Anda gagal seperti yang saya paparkan diatas.

So.. lets start the business.. join di telegram channel juga ya.. click disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *