Dropship, bolehkah?

Banyak yang mau mulai berbisnis dengan cara dropship, tapi masih ragu.. apakah boleh..? Karena sebagian mengganggap dropship adalah menjual barang yang bukan milik nya dan itu masuk kategori abu-abu

Berikut catatan dari guru saya Ippho Santosa.

Alhamdulillah, sangat banyak yang sudah mulai berbisnis. Sampai-sampai terpaksa menolak order. Ya, ini demi menjaga kapasitas produksi dan daya controlling. Sebagian mereka, lalu saya anjurkan untuk mencari mitra dropship.

Bolehkah?

Sebenarnya boleh-boleh saja kita menjual barang yang bukan milik kita. Asalkan kita mengetahui MUTU barang tersebut dan kita mendapatkan wewenang (IZIN) dari si pemilik barang dalam memasarkan. Sekali lagi, tahu mutu dan dapat wewenang.

Bolehkah barang masih berada di tempat produsen? Boleh. Broker, bukankah ini diizinkan dalam Islam dan semua ulama sudah sepakat? Namun jujurlah. Di mana kita mesti mengaku sebagai AGEN atau wakil atau tenaga pemasaran. Jangan pernah mengaku-ngaku sebagai pemilik.

Benar, Nabi Muhammd pernah melarang kita menjual barang yang bukan milik kita. Artinya, tidak boleh kita menjual barang tanpa beroleh wewenang (izin) dari si pemilik barang. Atau kita mengaku-ngaku sebagai pemilik. Jelas, ini sama sekali tidak boleh.

Kesimpulannya, perhatikan tiga hal ini agar dropship-nya jadi halal:
– ketahui mutu barang
– dapatkan wewenang dari pemilik
– mengakulah sebagai agen

Atau jadi mitra dropship di bisnis lainnya. Yang mana sajalah. Tidak harus dengan saya. Yang penting bisnisnya legal, halal, dan menguntungkan.

So.. Mau mulai sekarang..? klik ini ya.. semoga sukses

Semoga menginspirasi..

Salam berkah berlimpah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *